Let's Learn English

Belajar Bahasa Inggris Jadi Menyenangkan Bersama Fun Dora

Bersama Fun Dora, Bahasa Inggris anda berada di dalam genggaman.

Olimpiade Guru Nasional

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) menjadi salah satu wadah para pendidik melebarkan sayap untuk merdeka belajar.

Generasi Digital (Industri 4.0)

Kini, pembelajaran berbasis TIK bukan sekadar pelengkap, tapi telah menjadi satu jiwa dengan proses belajar mengajar itu sendiri.

Pembelajaran Abad 21

Mari menciptakan atmosfer kelas yang berpusat pada peserta didik.

Rumah Belajar

Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Minggu, 06 November 2022

Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

 



Murid atau anak bisa digambarkan sebagai kertas putih yang belum ada coretan sama sekali. Artinya dalam proses perjalanan hidupnya, lingkungan sekitar yang memberi peran tentang bagaimana warna dan bentuk coretan itu di atas kertas.

Namun, setelah saya mempelajari Modul 1.1, saya tersadar bahwa murid atau anak sejatinya tidak benar-benar seperti kertas kosong. 

Dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara, saya tertarik dengan teori kovergensi yang terdiri dari gabungan dua hal yakni teori tabularasa (kertas kosong), dan teori negatif (kertas berisi coretan). 

Artinya, murid atau anak itu sendiri sudah membawa coretan 'samar' sejak mereka lahir. Coretan samar itu adalah watak atau karakter yang memang sudah melekat dalam kodrat diri mereka.

Jika dilihat dari teori Konvergensi Ki Hajar Dewantara, sosio-kultural menjadi proses ‘menebalkan’ kekuatan kodrat anak yang masih samar-samar. Dimana, kita sebagai pendidik harus bisa mengarahkan hal-hal positif agar karakter dan watak positif si anak yang paling kuat muncul dibanding waktak dan karakter negatifnya.

Selain itu, melalui filosofi Ki Hajar Dewantara pendidikan harus humanis dengan sistem kerakyatan dan kebangsaan seperti Among; Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Berdasarkan pemikiran tersebut, kita sebagai pendidik harus menghindari sistem pendidikan deskriminasi dalam pembelajaran. Menjadikan peserta didik sebagai manusia secara utuh jasmani dan rohani, adalah sebuah hal yang perlu kita renungi dan praktikan. Karena manusia yang merdeka adalah yang dapat memerintah dan menguasai dirinya dengan kodrat.

Pendidik adalah seorang penuntun agar tumbuh kembang anak bisa sesuai kodratnya. Pendidik tidak menentukan dasar hidup dan tumbuhnya peserta didik tersebut. 

Saya pribadi menyadari terkadang masih melakukan praktik yang tak sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Seperti beberapa kali tidak menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di dalam kelas, serta memberikan hukuman bukan konsekuensi logis.

Namun, saya pribadi juga sering memberikan ruang dan wadah bagi peserta didik yang memiliki potensi di bidang tertentu untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Menjadi lebih dekat dengan peserta didik dengan mengikuti cara mereka sesuai zaman saat ini.

Sebagai seorang pendidik, saya berkeinginan untuk menjadi sosok yang selalu dirindukan kehadirannya di dalam kelas, mampu menjadi fasilitator peserta didik dalam mengembangkan minat dan kebutuhan belajar mereka. Saya berharap bisa melihat peserta didik saya belajar dengan bahagia dan selamat.

Saya telah dan akan selalu menerapkan hal-hal yang senantiasa menuntun peserta didik agar mampu menumbuhkan potensinya, dan baik adabnya dalam kehidupan bermasyarakat kelak. 

Hal-hal tersebut antara lain:
  1. Memberi pembelajaran yang berpihak pada murid
  2. Memberi ruang anak untuk mengembangkan bakat dalam ekstrakurikuler
  3. Memberi akses anak dalam dunia seni agar terdokumentasi dalam sebuah buku
  4. Membuat kesepakatan kelas
  5. Menerapkan konsekuensi logis
  6. Menerapkan pembelajaran dan asesmen berdiferensiasi

Jadi dapat disimpulkan, keterkaitan potensi dan kesempatan berkembang sangatlah erat.

Selasa, 08 Maret 2022

REPORT TEXT





Pernahkah kalian mendeskripsikan sesuatu secara detail dalam bentuk tulisan? Jika ya, apa yang biasanya kalian jelaskan dalam tulisan?


Kali ini kita akan belajar tentang Report Text. Terkadang kita sering dibingungkan antara Descriptive Text dan Report Text, karena keduanya sama-sama menjelaskan tentang sesuatu. Perbedaan dari kedua teks ini adalah jika Descriptive Text menjelaskan sesuatu secara khusus (kucing peliharaan), sebaliknya Report Text menjelaskan sesuatu secara umum (kucing).


Jadi bisa dikatakan Report Text adalah jenis teks yang menjelaskan sebuah deskripsi atau informasi berdasarkan fenomena, observasi, atau penelitian (describes information about general things).


Sedangkan tujuan dari Report Teks adalah menjelaskan objek atau sesuatu sesuai dengan keadaanya (the purpose is to describe something to the readers).


Report Text menggunakan simple present tense dalam penulisannya. Selain itu, ia juga menggunakan linking verbs (taste, seem, look, etc.), adverb of time (always, usually, rarely, etc.).

Untuk membuat Report Text, kita perlu memperhatikan bagian-bagiannya dengan tepat. Di dalam Bahasa Inggris biasa kita sebut Generic Structure. Pada Report Text, ada 2 (dua) bagian, diantaranya:

1. General Classification ( Klasifikasi Umum)

Bagian ini terletak di paragraf awal, berisi tentang pernyataan umum, atau hal umum terkait objek yang akan dijelaskan (tell general statement about the thing that will be described).

2. Description (Deskripsi)

Setelah di awali dengan general classification, Report Text akan dilanjutkan dengan deskripsi lebih detail dari objek tersebut. Biasanya bagian ini berisi tentang hal-hal ilmiah baik tentang objek, habitat, kebiasaan, ciri fisik, dan lain-lain (explain or describe the object in detail information that is about its habit, body structure, parts, phenomenon, etc.).



Contoh Text:

CAT

Cat is the cute mammal. It is the family of Felidae. There are many kind of cats, but in this section we are going to talk about domestic cat. Cat is the animal which can be a pet in our home. It has friendly and tame character. It is carnivore and usually used as the mouse hunter. The pure breed of cat is only about 1% in the world.

Cat's weight is around 7 - 10 kg. Cat reproduces by giving birth and feeding of breast to its kitten. Generally, cat can be easy to be human's friends.