Apa makanan favoritmu? Apakah kamu bisa membuat makanan favoritmu sendiri? Jika iya, bisakah kamu memberikan instruksi bagaimana cara membuat makanan itu?
Memberikan sebuah instruksi langkah - langkah dan arahan tentang membuat sesuatu atau mengoperasikan sesuatu, bisa kita muat dalam sebuah tulisan yang disebut teks prosedur.
Pernahkah kalian membuat sebuah teks prosedur? Sekarang, mari kita simak cara menyusun teks prosedur yang baik dan benar.
Procedure Text biasanya menggunakan bentuk simple present tense dan kalimat imperatif. Ia juga memiliki tiga struktur penting dalam susunan teksnya. Diantaranya:
Goal/Aim
Biasanya goal/aim dalam procedure text dicantumkan pada judul atau headline. Contohnya: How to make a cup of coffee / Cara Membuat Segelas Kopi.
Materials/Ingredients
Pada bagian ini, kita bisa menggunakan kata-kata seperti materials, tools, atau ingredients ketika menyebutkan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah prosedur.
Jika procedure text menyangkut tentang makanan atau minuman, biasanya kita menyebutnya 'ingredients and materials'.
Sedangkan ketika menyangkut barang, peralatan atau sejenisnya, kita bisa menggunakan 'tools' atau 'materials'.
Contohnya:
Make food or drink Ingredients: Coffee powder, sugar, hot water Materials : Cup/Glass, spoon
Operate or make something Tools / materials: scissor, ruler, colored paper, glue
Steps/Methods
Pada bagian ini, kita menjelaskan langkah-langkah dan cara agar goal/aim mencapai hasilnya. Dalam memberikan instruksi kita bisa menggunakan urutan angka seperti first, second, third, dan seterusnya. Selain urutan angka, kita juga bisa menggunakan kata penghubung seperti next, then, after that, dan lain-lain. Di bagian akhir step biasanya akan ditutup dengan kata finally.
Contoh:
First, add a spoon of coffee powder into the glass.
Second, add some sugar. Then, pour some hot water into the glass.
Third, stir them well.
Finally, a cup of coffee is ready to be served.
Agar lebih memahami tentang Text Procedure, silahkan tonton video berikut ini:
Let's practice!
1. Make a simple procedure text of food or drink.
2. Make a simple procedure text of electronic operation or make something else (not food or drink).
Apa yang kalian rasakan bila orang tua atau seorang teman memberi nasihat atau saran?
Akankah kalian mematuhinya?
Ya, biasanya sebuah saran akan diberikan kepada orang lain mengenai apa yang ada di pikiran kita yang sebaiknya mereka lakukan. Bisa juga tentang apa yang menurut kita adalah gagasan yang bagus. Jadi bisa dikatakan saran adalah sebuah opini diri sendiri mengenai tindakan apa yang sebaiknya diambil oleh orang lain.
Dalam Bahasa Inggris kita biasa menyebutnya dengan kata suggestion.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengungkapkan sebuah saran:
👉 Subject + Should be + Adjective, Noun, Adverb Subject + Should + Verb
Penggunaan should memiliki arti sebaiknya. Should adalah salah satu modal yang bisa digunakan untuk ungkapan suggestion.
Contoh:
1. You should be more stronger than before.
2. You should see a doctor soon.
👉 Subject + Need to be + Adjective, Noun, Adverb Subject + Need to + Verb
Penggunaan need memiliki tingkat yang lebih kuat dalam memberi sebuah saran. Dalam konteks ini, need bukan berarti butuh, tapi artinya menjadi 'harus' namun dalam artian yang tanpa paksaan. Need adalah salah satu modal yang bisa digunakan untuk ungkapan suggestion.
Contoh:
1. You need to be friendly with our neighbor.
2. You need to study hard.
👉 I + Suggest + Gerund
Kita juga bisa langsung menggunakan kata suggest dalam memberikan sebuah nasihat. Penggunaan suggest harus diikuti dengan gerund (verb+ing).
Contoh:
1. I suggest bringing an umbrella today.
2. I suggest going to the beach this holiday.
Berikut ini contoh bagaimana meminta dan memberi saran atau nasihat:
Untuk lebih memahami materi tentang suggestion mari kita simak video tentang berikut:
Let's Practice!
Rearrange this jumble conversation to be good position!
Pernahkah anda mengucapkan selamat ulang tahun pada seseorang? Bagaimana cara mereka merespon ucapan selamat anda?
Pastinya setiap orang yang diberi ucapan selamat akan merasa senang dan memberikan tanggapan baiknya.
Dalam Bahasa Inggris ucapan selamat biasanya disebut congratulation. Namun, terkadang kita lupa membedakan antara congratulation dan congratulations. Congratulation adalah tindakan untuk memberi ungkapan selamat pada seseorang dengan mengatakan 'congratulations'. Nah, sekarang kita akan membahas bagaimana pengucapan selamat kepada seseorang dalam Bahasa Inggrisnya. Mari kita simak contoh kalimatnya di bawah:
Agar lebih memahami tentang ungkapan Congratulation, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini:
Let's Practice!
Rearrange this jumble dialogue into their correct position!
Dina: Okay, I’d like a bouquet of flowers, please.
Mala: Congratulations on your graduation, Dina!
Mala: Okay, wait, please. I will buy them for you.
Mala: By the way, what kind of present do you want?
Bagaimana responmu ketika seseorang melarang untuk membuat kegaduhan? Apakah kamu akan diam seketika, atau tidak mendengarkan larangan yang sudah diberikan?
Biasanya sebuah larangan diungkapkan karena ada sebab dan faktor yang bisa menimbulkan sebuah kerugian, kesalahan, pelanggaran, hukuman, dll.
Tulisan "Jangan berisik!" diatas biasanya kita temui di tempat-tempat tertentu yang membutuhkan suasana hening, seperti perpustakaan.
Dalam Bahasa Inggris kita biasa menyebutnya prohibition, yang merupakan sebuah kalimat larangan atau peringatan bagi orang lain untuk tidak melakukan sesuatu. Kalimat prohibition ini biasanya di awali dengan kalimat don't atau do not yang artinya jangan. Contohnya:
Don't touch me!
Don't be lazy!
Don't step on the grass!
Prohibition ini sendiri dibagi kedalam dua jenis yaitu verbal prohibition dan nominal prohibition. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh kalimat.
Verbal Prohibition
Verbal Prohibition ini menggunakan kata kerja (verb) di dalam kalimatnya. Ingat, kalimatnya harus dimulai dengan don't atau do not.
👉Don't + Verb 1 !
Examples:
Don't cry! (Jangan menangis!)
Don't come late! (Jangan datang terlambat!)
Don't read books loudly in the library! (Jangan membaca keras di perpustakaan!)
Don't swim too far! (Jangan berenang terlalu jauh!)
Don't eat too much! (Jangan makan terlalu banyak!)
Jika kalian ingin membuat kalimat larangan ini menjadi formal prohibition atau kalimat larangan yang lebih sopan. Kalian bisa menambahkan kata 'please' di dalamnya.
Examples:
Please don't go! (tolong jangan pergi!)
Please don't cry! (tolong jangan menangis!)
Don't touch the things, please! (jangan menyentuh barang-barang, tolong!)
Don't speak loudly, please! (jangan berbicara terlalu keras, tolong!)
Pernahkah kalian membuat harapan? Apakah harapanmu terkabul?
Ya, biasanya pada saat-saat tertentu kita pernah mendengar atau mengatakannya. Dalam Bahasa Inggris kita biasa menggunakan katahope atau wish, yang berarti harapan atau doa. Namun, dari kedua kata tersebut, ada beberapa perbadaan cara dan tujuan penggunaanya. Mari kita simak penjelasan berikut ini.
Hope v.s Wish
Hope digunakan ketika kita berharap akan sesuatu yang belum terjadi. Hope dikatakan pada situasi tertentu dan diyakini bisa terwujud di masa depan. Ungkapan dalam betuk ini biasanya menggunakan Simple Present Tense.
Contohnya:
I hope I have time tomorrow. (Si pembicara berharap dia punya waktu untuk besok, dan ada kemungkinan terjadi)
I hope it doesn't rain later. (Si pembicara berharap hujan akan berhenti)
I hope he likes it. (Si pembicara berharap dia akan menyukainya)
Wish digunakan saat ingin kita berpindah dari keadaan yang sedang terjadi. Wish biasanya dikatakan ketika si pembicara tidak yakin atau meragukan sesuatu akan terjadi sesuai harapan.Penggunaan wish juga cenderung bersifat harapan fantasi, khayalan, atau imajinasi. Namun, ada pengecualian, wish juga bisa dipakai untuk ungkapan tentang harapan pada acara khusus, seperti ulang tahun, pernikahan, kelahiran anak, dll.
Contohnya:
I wish I had more time. (Situasi sebenarnya waktu telah habis/selesai)
I wish it wasn't raining. (Situasi sebenarnya adalah hujan)
I wish I could speak English fluently. (Situasi sebenarnya si pembicara tidak bisa Bahasa Inggris)
Expressing Hopes and Wishes
Agar lebhih memahami materi Hope v.s Wish, mari tonton video pembelajaran berikut ini:
Pernahkah kalian melanggar sebuah peraturan? Jika pernah, apakah kalian mendapatkan hukuman atau teguran setelah melanggar peraturan tersebut?
Ya, di setiap tempat biasanya akan memiliki sebuah peraturan, baik formal maupun non formal. Peraturan dibuat biasanya menyatakan sebuah keharusan. Dalam Bahasa Inggris, kita bisa menyebutnya sebagai obligation atau rule. Dalam menyatakan keharusan kita bisa menggunakan must danhas to / have to.
Perbedaan antara Must dan Has to / Have to
Must digunakan untuk menyatakan keharusan yang berasal dari si pembicara, ia berpikir bahwa hal itu perlu dan biasanya datang dari faktor internal.
Contohnya:
I must go to school now. (Si pembicara berpikir untuk segera berangkat ke sekolah sekarang, karena tidak ingin terlambat)
You must say honestly. (Si pembicara berpikir bahwa bicara dengan jujur perlu)
We must study hard. (Si pembicara berpikir bahwa belajar dengan giat dibutuhkan/perlu)
Ketiga contoh di atas menunjukan bahwa jika pernyataan itu dilanggar tidak akan mendapatkan sanksi atau hukuman, namun sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Sedangkan has to / have to menyatakan keharusan yang berdasarkan situasi, dan kita tidak bisa mengubahnya. Sebuah peraturan yang berdampak sanksi atau hukuman saat dilanggar biasanya menggunakan ungkapan has to / have to.
Contohnya :
I have to wear uniform at school (Peraturan sekolah, jika dilanggar akan mendapatkan sanksi
You have to wear helmet when riding. (Jika dilanggar maka akan ditindak oleh polisi lalu lintas)
I have to submit my homework tomorrow. (Tenggat waktu yang diberikan untuk menyerahkan tugas harus selesai besok.)
She has to be quiet in this library. ( Peraturan di sebuah perpustakaan)
He has to stop smoking in this area. (Orang-orang tidak diperbolehkan merokok pada titik area tersebut)
Agar lebih memahami tentang bentuk Obligation, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini;
Let's Practice!
Fill these blank sentences with MUST, HAS TO, or HAVE TO correctly!
Teks Recount adalah teks yang menceritakan tentang peristiwa, kejadian, atau kegiatan di masa lalu. Biasanya cerita yang disajikan adalah sebuah cerita pengalaman pribadi si penulis.
Ciri-Ciri dari Teks Recount:
Menggunakan pola bahasa Simple Past Tense;
Menggunakan adverb dan adverbial phrase untuk menjelaskan waktu, tempat dan bagaimana suatu peristiwa terjadi. Contohnya Last June, Jakarta, happily, etc.
Menggunakan conjunction dan time connectives untuk mengurutkan peristiwa. Contohnya and, before, after that, then, etc.
Struktur Teks Recount:
Orientation Ada di awal paragraf, menceritakan latar belakang dari teks tersebut. Biasanya berisi siapa, kapan, dan dimana peristiwa itu terjadi.
Events Menceritakan urutan kejadian dan peristiwa secara kronoligis.
Re-orientation Ada di akhir paragraf, berisi kesimpulan dan opini penulis terkait teks yang diceritakan.
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi video pembelajaran berikut ini:
About three years ago, I had an experience that made me panic. It was my first time to take a bus by myself. Furthermore, I just moved to Solo because my dad had to work there.
My dad always took me to the school and picked me up at noon because it was quite far from home. Actually, I had not memorized the way from home to school until I tried to go by bus.
It was the first week of me studying in junior high school. My parents called me that they couldn’t pick me up because they were in another town. They told me to take a bus.
I didn’t have an idea which bus that I should take. Then I asked one of my teacher. He said, “Just take the bus number 2, then get off at the fourth stop. You can walk to your house from that place.”
I went to the bus stop near my school. Bus number 2 was coming and I prepared myself. I got a seat in the back. I made myself as comfortable as possible and looked at the street through the window. I was so tired that I couldn’t open my eyes, then I fell asleep.
There was a horn sound and it woke me up. The bus was about to stop and I immediately got off. The bus left. Then I realized that I didn’t know whether the stop was the fourth one or not. I didn’t recognize the street or the buildings around it.
I was very grateful because my uncle passed by at that time. My mom then asked me to go to school by bus on the weekend then went home by bus again so that I could memorize it. Now I almost memorize all the corners of the city since it is my fourth year in Solo.
Teks naratif adalah sebuah cerita yang memiliki kronologis dan saling terhubung. Teks naratif menceritakan kisah fiktif di masa lampau, biasanya berupa dongeng, cerita rakyat, legenda, kisah para binatang, dan mitos.
Tujuan dari teks naratif adalah untuk menghibur para pembaca.
Ciri-ciri dari teks naratif:
Menggunakan pola bahasa Simple Past Tense
Menggunakan kata keterangan waktu seperti pada zaman dahulu kala (once upon a time), suatu hari (one day), dll.
Menggunakan kata hubung waktu ketika (when), then (kemudian), after that (setelah itu), dll.
Menggunakan karakter khusus seperti Sangkuriang, Cinderella, Pinokio, dll.
Menggunakan simple present tense untuk kalimat langsung (kalimat dalam bentuk percakapan).
Struktur Naratif Teks:
1. Orientation (Orientasi)
Pada tahap orientasi ini, kita dijelaskan tentang apa, siapa, kapan, dan dimana cerita terjadi. Biasanya teks ini ada di awal paragraf.
2. Complication (Komplikasi)
Pada tahap ini, permasalahan pada cerita mulai diperlihatkan, konflik mulai naik sampai pada titik puncaknya.
3. Resolution (Resolusi)
Pada tahap ini, permasalahan di dalam cerita mulai menemui titik terang, dan terpecahkan.
4. Coda/Re-orientation (Re-orientasi)
Pada tahap akhir ini, cerita disimpulkan dan biasanya ada nilai moral cerita yang disampaikan.
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi video pembelajaran berikut ini:
Identify the generic structure of this text, then write into the table below.
PINOCCHIO
Once upon the time, there was an old poor man named Geppetto. He lived lonely as a carpenter and had nobody.
One day, he made wood doll from a branch of tree. He worked carefully and well. While he was making the doll, he said “You will be my son, and I will give you name Pinocchio”. Fortunately, there was a nice angle who felt pity with him. Then, she conjured the doll to be speakable and moving likes a human. When Geppetto was sculpting on its mouth, suddenly the wood doll spoke to Geppetto.
“Stooppp.. stoppp .. stop it now!.” Screamed Pinocchio.
“Can you speak?!” Said Geppetto in a shocking.
“Of course I can. You already give me a mouth.” Answered Pinocchio
Geppetto was very happy, then he said “My son, you should take a rest, because you will go to school with others kids tomorrow. You should learn about new things and how to be good boy.”
After that, Pinocchio went to school, but in the middle of his way. He saw a doll show. He saw the dolls were dancing and singing, Then Pinocchio jumped on the stage and said “I can sing and dance better than those dolls!”
The owner felt that Pinocchio was annoying, but after the audiences saw Pinocchio’s performance, they felt happy. Then the owner gave him five gold coins. Then Pinocchio went to school again, but in the middle way, he met with fox and cat.
The fox and cat knew that Pinocchio had five gold coins, they deceived Pinocchio. Then the fox said “Hi Pinocchio, do you want to get more coins? Your father must be happy.”
“How can??” Asked Pinocchio
“You have to burry your coins under a magic tree.” Said the cat.
Without thinking any more, Pinocchio followed to the magic tree then buried the coins. After that, Pinocchio knew their plan, but unfortunately he was hung on the tree by fox and cat. Suddenly the angle came with a wolf, then she asked for the wolf to catch the fox and cat.
Then, the angle said “Why don’t you go to school?”
“ Emmm.. I.. I..” Pinocchio was nervous to answer that question.
In the same time, his nose became long and long like a branch.
“Hi Pinocchio, every time when you are lying, your nose will grow to be long, but if you say the truth, your nose will be back to the normal size.” Said the angle.
Pinocchio always thought about the angel’s words. When he was on a way, he stopped at the coast to see a train show. He didn’t know that the owner was a witch. Then the witch entered all the children to a stomach whale.
In the stomach whale, Pinocchio was very sad and afraid. He thought about Geppetto, he felt guilty with Geppetto, because he didn’t go to school as what Geppetto said. He promised, if he met Geppetto again he will be a good boy for him.
Suddenly, he met with Geppetto in the stomach whale. Geppetto also was swallowed by the whale. After that, the angle came and helped them again to get out from stomach whale.
“Daddy, now, I promise to be a good and honest boy for you” After said the words, Pinocchio changed to be a real boy.
Finally, Pinocchio and Geppetto lived happily ever after.
From this story we can learn that every bad things that we have done will caused bad things to us also.
Dalam Bahasa Inggris, kata kerja (verb) menjadi salah satu dasar dalam membuat suatu kalimat. Kita juga harus mengetahui bentuk-bentuk lampau dari sebuah kata kerja. Kata kerja dalam Bahasa Inggris memiliki bentuk dasar yang biasa disebut Base Form atau Infinitive, terkadang kita menyebutnya juga V1 (Contohnya: Bring, Follow, Eat, etc.).
Bentuk lampaunya sendiri biasa disebut Simple Past Tense (V2) dan Past Participle (V3). Perubahan kata kerja dari bentuk dasar ke bentuk lampau ada dua perbedaan yakni Regular dan Irregular Verbs.
REGULAR VERBS
Regular Verbs adalah kata kerja yang perubahannya cenderung konsisten. Biasanya, perubahan dari VI ke V2 dan V3 hanya ditambahkan -ed atau -d di akhir kata dasar tersebut.
Berikut adalah tiga cara dalam merubah kata dasar ke bentuk lampau dari regular verbs:
Perubahan regular verbs dengan tambahan -ed di belakang kata biasanya ketika kata tersebut di akhiri dengan huruf konsonan (ada beberapa pengecualian pada kata yang diakhiri konsonan mendapatkan huruf ganda sebelum ditambahkan -ed).
Perubahan regular verbs dengan tambahan -d di belakang kata biasanya ketika kata tersebut di akhiri dengan huruf vokal.
Beberapa kata kerja yang diakhiri huruf (-y) di akhir kata akan dirubah menjadi (-i) sebelum ditambahkan (-ed).
IRREGULAR VERBS
Irregular Verbs adalah kata kerja yang perubahannya cenderung tidak konsisten. Ada 4 tipe perubahan irregular verbs yang biasanya kita jumpai pada bentuk dasar ke bentuk lampaunya. Diantaranya:
Irregular verbs yang memiliki bentuk V1, V2, dan V3 yang sama semua.
Irregular verbs yang memiliki bentuk sama pada V2 dan V3 nya.
Irregular verbs yang memiliki bentuk sama pada V1 dan V3 nya.
Irregular verbs yang memiliki perbedaan jelas pada semua jenis baik V1, V2, atau V3 nya.
Agar lebih memahami tentang bentuk Regular dan Irregular Verbs, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini.
Let's practice!
A. Classify these words into the proper place of this table!
Thought Born Lead Set Carry Erase Gone Hunted Melt Picked Burn Enjoy
Fix Dug Swim Read Hit Eaten
B. Classify these words into the proper place of this table!
These words are past tense (V2) and past participle (V3):
Rose Accepted Forgot Slept Visited Drunk Bought Sold Flew Bring Watch CollectedThought Born Let Sent Cried Washed Gone Hunted Melt Picked Burn Enjoy Run Dug Swim Read Hit Eaten
Pernahkah kita menjadi saksi dikala radio menjadi primadona di khalayak umum? Menjadi satu-satunya alat komunikasi seantero negeri?
Tentu saja sebagian besar kita turut menjadi saksi dan penikmat alunan irama radio yang senantiasa menemani aktivitas sehari-hari. Radio sendiri adalah alat komunikasi berbalut teknologi yang bekerja dengan gelombang elektromagnetik. Ya, meskipun sekarang radio sudah banyak digantikan posisinya oleh TV dan android, tapi keberadaannya tetap menyandingi kehidupan kita. Kini akses radio yang paling mudah dan sederhana, banyak dijumpai dalam aplikasi bawaan android dan bahkan merambah dunia internet.
Lalu bagaimana peran radio di era digital seperti sekarang ini? Apakah keberadaanya masih digandrungi banyak orang? Jika sahabat adalah tipe penikmat audio dan mudah sekali menjadi fokus ketika mendengarkan suara atau audio, berarti sahabat masuk ke dalam tipikal pembelajar audio. Biasanya pembelajar audio cenderung mudah mengingat informasi yang dipelajari dengan mengaitkan sesuatu dengan suara yang ada.
Seperti yang kita ketahui salah satu bidang studi yang mengharuskan peserta didik memiliki kemampuan dalam mendengar adalah pelajaran yang berkaitan dengan Bahasa dan Sastra. Dalam pelajaran Bahasa Inggris, ada empat kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik, diantaranya listening, speaking, reading, dan writing.
Sebagai kemampuan pertama yang harus dikuasai oleh peserta didik, listening skill menjadi titik awal apakah informasi yang disampaikan bisa diterima dengan baik atau tidak. Karena seperti yang kita tahu, Bahasa Inggris di Indonesia berperan sebagai Foreign Language, yang artinya tidak semua masyarakat menggunakan dan familiar dengan bahasa ini. Sehingga, dibutuhkan pembelajaran yang terfokus untuk mampu memahami dan memaknai listening skill.
Aksen dan penekanan ucapan yang berbeda antara native speaker dan foreign speaker, terkadang menjadi kerikil kecil bagi pendidik untuk menyajikan sumber belajar yang baik dan benar pada peserta didik.
Sebagai terobosan untuk memberikan solusi, pemerintah telah banyak menyediakan situs dan portal yang memberi ruang bagi insan cendikia untuk menegembangkan materi dalam bidang audio, contohnya Radio Edukasi.
Radio Edukasi ini pertama kali berdiri pada tanggal 11 September 1980 berdasarkan Kepmendikbud Nomor 222g/O/1980 dengan nama BPMR Yogyakarta (Balai Produksi Media Radio). Lalu, ada sedikit penambahan pada namanya menjadi BPMRP (Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan) pada tanggal 17 April 2012 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2012. Pada dasarnya, kedua nama tersebut tidak berbeda, mereka tetap sama dalam giat mewujudkan merdeka belajar. Adapun visi dan misi yang diusung adalah:
1. Visi
Terwujudnya layanan prima pendidikan melalui pendayagunaan teknologi infomasi dan komunikasi berbasis media audio/radio
2. Misi
a. Memproduksi media radio/audio guna meningkatkan ketersediaan bahan ajar untuk Pendidikan
b. Menyelenggarakan siaran radio pendidikan untuk melayani peserta didik di daerah yang sulit terjangkau oleh pelayanan pendidikan konvensional
c. Mengembangkan model media radio/audio pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas dan relevansi Pendidikan
d. Mengkaji dan merancang model media radio/audio dengan format khusus sesuai karakteristik siswa berkebutuhan khusus
e. Mengelola sarana prasarana dan bahan media radio/audio untuk memastikan sasaran didik dapat memanfaatkan program media radio/audio untuk pendidikan
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Ya, pepatah ini sangat sesuai dengan pembahasan kita untuk memberikan sebuah wahana unik dalam ranah audio, untuk melatih kemampuan peserta didik pada listening skill.
Jika Sahabat Rumah Belajar ingin mencari media atau sumber pembelajaran, di sinilah tempatnya. Ada banyak sekali audio yang bisa kita manfaatkan dan diunduh untuk menjadi bahan materi bagi peserta didik. Mengaksesnya pun sangat mudah, tapi sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mendaftarkan akun sebagai member atau anggota pada Radio Edukasi jika ingin mendownload dan melakukan eksplorasi lebih jauh dalam situs ini. Caranya sangat mudah, sahabat Rumah Belajar silahkan ikuti tahapan berikut ini:
2. Isi form yang terdiri dari username, password, email aktif, nama lengkap, status, negara, kota, dan terakhir mencentang kotak reCAPTCHA.
3. Setelah itu klik kolom register
4. Kemudian, kita akan diarahkan untuk mengecek kotak masuk di dalam email yang dicantumkan.
5. Jika tidak menemukan email dari Radio Edukasi, sahabat bisa mengecek kotak spam.
6. Jika sudah ada email masuk dari Radio Edukasi, sahabat akan diarahkan untuk mengklik sebuah tautan yang terhubung dengan situs Radio Edukasi, dan secara otomatis telah log ini /masuk.
Nah, kini sahabat Rumah Belajar telah memiliki akun di Radio Edukasi dan bisa menjelajah konten-konten bermanfaat yang bisa diaplikasikan untuk proses belajar mengajar kita. Jika sahabat adalah seorang guru Bahasa Inggris, kita bisa mencari referensi sumber belajar berupa audio di “Produk Media Audio Pembelajaran”.
Yang terakhir tapi bukan penutup, sudah selayaknya pada titik ini kita sepakat bahwa Radio Edukasi tidak hanya hadir sebagai pelengkap media pembelajaran, tapi memiliki makna lebih dari itu. Radio Edukasiadalah salah satu giat penggerak dalam dunia pendidikan dengan segudang aset publik milik negara. Kita sebagai insan pejuang pendidikan, sudah seharusnya turut mengabadikan Radio Edukasi sebagai contoh baik dalam dunia pendidikan. Mari ramaikan Radio Edukasi dengan cita rasa semangat berbagi.
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.