Let's Learn English

Belajar Bahasa Inggris Jadi Menyenangkan Bersama Fun Dora

Bersama Fun Dora, Bahasa Inggris anda berada di dalam genggaman.

Olimpiade Guru Nasional

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) menjadi salah satu wadah para pendidik melebarkan sayap untuk merdeka belajar.

Generasi Digital (Industri 4.0)

Kini, pembelajaran berbasis TIK bukan sekadar pelengkap, tapi telah menjadi satu jiwa dengan proses belajar mengajar itu sendiri.

Pembelajaran Abad 21

Mari menciptakan atmosfer kelas yang berpusat pada peserta didik.

Rumah Belajar

Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Sabtu, 21 Januari 2023






INTAN WIDORA


CGP. ANGKATAN 7

UPT SMPN 1 SUKOHARJO

KABUPATEN PRINGSEWU - LAMPUNG



📌LATAR BELAKANG


Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan adalah wadah dimana anak dituntun sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman mereka. Melalui pendidikan, anak diharapkan bisa berkembang dengan wawasan global yang baik tanpa harus kehilangan jati diri budaya daerahnya.

Sebagai bentuk dukungan dari pemikiran Kihajar Dewantara, sekolah menjadi komunitas lingkungan masyarakat yang akrab dengan anak untuk menerapkan budaya positif. Seperti yang kita alami selama ini, budaya baik atau positif yang diterapkan di sekolah masih berdasarkan motivasi eksternal untuk melakukannya. Pemahaman bahwa anak disiplin akan peraturan adalah tujuan baik dalam pendidikan, pemberlakuan posisi kontrol yang tidak pada porsinya, serta kurangnya implementasi segitiga restitusi dalam penyelesaian masalah masih menjadi tugas kita bersama untuk mengarahkannya pada hal yang sesuai dengan nilai-nilai kebajikan universal.

Guru dan seluruh stakeholder memiliki peran penting dalam terbudayakannya hal-hal positif di dalam sekolah. Dengan harapan tumbuhnya disiplin positif pada diri anak karena motivasi internal yang terbangun atas teladan, pendekatan, dan contoh yang diberikan oleh pamong mereka.

Oleh karena itu, kegiatan aksi nyata ini bukan semata alasan utama saya untuk melakukan diseminasi ini, namun lebih prinsipal untuk berbagi hal baik dalam penerapan budaya positif seperti disiplin positif dan nilai kebajikan universal, motivasi, hukuman, penghargaan, restitusi (Posisi Kontrol dan Segitiga Restitusi), keyakinan kelas, dan 5 kebutuhan dasar manusia.


Jadi kegiatan ini sangat diyakini akan bersinergi dalam Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong, dan Kreatif sesuai dengan visi UPT SMPN 1 Sukoharjo yakni "Maju Prestasi berdasarkan Iman dan Taqwa, Berbudaya Lingkungan, dan Berwawasan Global". 


📌TUJUAN

Melalui diseminasi pemahaman budaya positif yang dilakukan pada rekan guru dan stakeholder di UPT SMPN 1 Sukoharjo, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai diantaranya:

1.    Mengejawantahkan perubahan paradigma Budaya Positif di lingkungan sekolah.

2.    Mewujudkan visi sekolah sesuai cita-cita bersama. 

3.    Menumbuhkan Budaya Positif disekolah dengan meyakini nilai-nilai Kebajikan Universal dengan pendidikan yang berpihak pada murid.


📌TOLOK UKUR

Kegiatan diseminasi ini bisa diukur kemajuan atau keberhasilannya melalui:

  • Terbudayakannya nilai-nilai positif dalam lingkungan sekolah
  • Terbentuknya keyakinan kelas di setiap rom-bel yang dibentuk dan disepakati oleh siswa dan guru / wali kelas.
  • Terpasangnya sebuah keyakinan kelas di ruang kelas masing-masing dengan menerapkan segitiga restitusi saat diperlukan.
  • Terwujudnya karakter budi pekerti baik dalam diri siswa.
  • Terwujudnya kerja sama yang baik antar rekan guru dalam melaksanakan visi misi sekolah.


📌LINIMASA TINDAKAN

Tindakan yang dilakukan dalam diseminasi ini antara lain:

  • Audiensi dengan Kepala Sekolah untuk menjelaskan pentingnya Budaya Positif dan Keyakinan Kelas disekolah, serta meminta dukungan untuk melakukan diseminasi Budaya Positif di Sekolah.
  • Mengundang  Kepala Sekolah, wakil Kepala Sekolah, perwakilan guru dari setiap mata pelajaran, serta seluruh guru Bimbingan Konseling untuk mendapatkan diseminasi pemahaman materi Budaya Positif. Kegiatan ini dilakukan pada Hari Rabu, 18 Januari 2023 di Lab. Komputer UPT SMP 1 Sukoharjo, Pringsewu, Lampung.
  • Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk membuat Keyakinan Kelas, dikelas masing-masing.
  • Bersama membuat aktivitas budaya positif yang sudah dan belum dilakukan dalam lembaran sticky notes yang dibagikan, kemudian merefleksi dan mengevaluasi Keyakinan Kelas yang telah dibuat.


📌DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN

Dalam diseminasi modul 1.4 yang dilaksanakan di UPT SMPN 1 Sukoharjo, dibutuhkan dukungan dari:

  • Kepala sekolah dalam memberikan dukungan terlaksananya aksi nyata
  • Orang tua untuk membantu mendukung program kegiatan budaya positif
  • Rekan sejawat
  • Seluruh siswa


📌DESKRIPSI AKSI NYATA

Pada hari Senin, 9 Januari 2023, saya melakukan koordinasi dan audiensi dengan Kepala Sekolah untuk meminta dukungan dalam rencana diseminasi Budaya Positif, serta menjelaskan pentingnya Budaya Positif dan Keyakinan Kelas disekolah untuk mewujudkan visi sekolah. 

Kepala Sekolah menyambut baik rencana aksi nyata yang akan dilakukan dengan memberika fasilitas sekolah dan waktu untuk diseminasi dengan rekan guru lainnya.

Kemudian saya berkoordinasi dengan rekan CGP lainnya serta Pengajar Praktik untuk memaksimalkan apa yang akan diberikan kepada rekan guru pada saat diseminasi.

Setelah materi siap, agenda diseminasi pun dibuat pada hari Rabu, 18 Januari 2023, di laboratorium komputer UPT SMP Negeri 1 Sukoharjo, dengan durasi waktu dari jam 09.15 - 10.50 WIB.

Acara Diseminasi dihadiri Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, perwakilan guru dari setiap mata pelajaran, dan seluruh guru BK. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bapak Joko Suswanto selaku kepala sekolah sebagai bentuk dukungan penuh atas kegiatan Program Guru Penggerak. Kegiatan berjalan lancar dan menarik dengan selingan ice breaking, game, diskusi, dan penjelasan materi yang telah disiapkan sebelumnya.

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah sepakat membuat keyakinan kelas dan berkomitmen untuk mengimplementasikan budaya positif di lingkungan sekolah.


📌HASIL AKSI NYATA

Hasil Aksi Nyata Budaya Positif - Modul 1.4, di UPT SMPN 1 Sukoharjo telah memberikan pemahaman paradigma baru kepada guru dan tenaga kependidikan mengenai Budaya Positif. Penyamaan persepsi ini, menjadikan para peserta diseminasi antusias dan berkomitmen untuk bersama mewujudkan budaya positif di sekolah. Hasil yang diharapkan tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun dengan kerja sama dan komitmen bersama untuk merubah kebiasaan dan pemahaman tentang disiplin positif, hukuman, penghargaan, kebutuhan dasar, motivasi, peran kontrol, serta segitiga restitusi akan menjadi mudah dan bisa diwujudkan dengan memberi contoh dalam nilai-nilai kebajikan. Hal-hal ini tercermin dari:

  • Terbudayakannya karakter religius yang ditunjukkan dengan pembiasaan membaca kitab suci 15 menit sebelum pembelajaran di mulai, dan sholat dzuhur berjama’ah.
  • Tercerminnya karakter peduli lingkungan dalam kegiatan Jumat bersih.
  • Tercerminnya karakter peduli kesehatan jasmani dalam kegiatan Jumat sehat.
  • Tercerminnya karakter religius dalam kegiatan Jumat religi.
  • Terwujudnya karakter dalam Profil Pelajar Pancasila baik dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan P5.
  • Tercerminnya karakter gotong royong dalam mewujudkan budaya positif.
  • Terbudayakannya karakter disiplin yang di tunjukan dengan pembiasaan 5S ( senyum, salam , sapa , sopan dan santun ) memyambut siswa di depan gerbang.
  • Terbudayakannya cinta lingkungan dengan tidak menggunakan plastik dalam jajan pangan di kantin sekolah.

Hasil aksi nyata lainnya yang terukur jelas adalah dipasangnya keyakinan kelas di dinding ruang kelas. Kesepakatan kelas ini dibuat bersama antara siswa dan wali kelas demi terwujudnya budaya positif dalam lingkungan pembelajaran.

Guru juga mulai menerapkan segitiga restitusi dengan mencoba konsisten berada pada posisi kontrol pemantau atau manager.


📌REFLEKSI

Dalam pelaksanaan kegiatan diseminasi ini, saya sangat beruntung karena mendapatkan dukungan dari semua pihak, mulai dari  Kepala Sekolah, rekan guru dan seluruh siswa. 

Antusiasme rekan guru terlihat pada saat proses penyampaian materi terhadap paradigma baru yang mereka terima dan ingin terus belajar lebih banyak lagi. Para guru menemukan banyak hal baru yang sebelumnya dianggap benar, namun ternyata banyak tidak tepat untuk dilakukan. Hal ini tercermin dari diskusi aktif dan curahan hati dari para guru yang ikut dalam diseminasi ini.

Kelemahan yang saya temui adalah beberapa guru terutama guru BK, masih menemui beberapa siswa yang tidak bisa diberlakukan posisi kontrol mana pun untuk memperbaiki disiplin atau karakternya yang tidak sesuai. Sehingga terkadang hukuman / konsekwensi logis masih diterapkan sebagai pilihan terakhir meski sangat jarang sekali.

Minggu, 06 November 2022

Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

 



Murid atau anak bisa digambarkan sebagai kertas putih yang belum ada coretan sama sekali. Artinya dalam proses perjalanan hidupnya, lingkungan sekitar yang memberi peran tentang bagaimana warna dan bentuk coretan itu di atas kertas.

Namun, setelah saya mempelajari Modul 1.1, saya tersadar bahwa murid atau anak sejatinya tidak benar-benar seperti kertas kosong. 

Dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara, saya tertarik dengan teori kovergensi yang terdiri dari gabungan dua hal yakni teori tabularasa (kertas kosong), dan teori negatif (kertas berisi coretan). 

Artinya, murid atau anak itu sendiri sudah membawa coretan 'samar' sejak mereka lahir. Coretan samar itu adalah watak atau karakter yang memang sudah melekat dalam kodrat diri mereka.

Jika dilihat dari teori Konvergensi Ki Hajar Dewantara, sosio-kultural menjadi proses ‘menebalkan’ kekuatan kodrat anak yang masih samar-samar. Dimana, kita sebagai pendidik harus bisa mengarahkan hal-hal positif agar karakter dan watak positif si anak yang paling kuat muncul dibanding waktak dan karakter negatifnya.

Selain itu, melalui filosofi Ki Hajar Dewantara pendidikan harus humanis dengan sistem kerakyatan dan kebangsaan seperti Among; Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Berdasarkan pemikiran tersebut, kita sebagai pendidik harus menghindari sistem pendidikan deskriminasi dalam pembelajaran. Menjadikan peserta didik sebagai manusia secara utuh jasmani dan rohani, adalah sebuah hal yang perlu kita renungi dan praktikan. Karena manusia yang merdeka adalah yang dapat memerintah dan menguasai dirinya dengan kodrat.

Pendidik adalah seorang penuntun agar tumbuh kembang anak bisa sesuai kodratnya. Pendidik tidak menentukan dasar hidup dan tumbuhnya peserta didik tersebut. 

Saya pribadi menyadari terkadang masih melakukan praktik yang tak sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Seperti beberapa kali tidak menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di dalam kelas, serta memberikan hukuman bukan konsekuensi logis.

Namun, saya pribadi juga sering memberikan ruang dan wadah bagi peserta didik yang memiliki potensi di bidang tertentu untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Menjadi lebih dekat dengan peserta didik dengan mengikuti cara mereka sesuai zaman saat ini.

Sebagai seorang pendidik, saya berkeinginan untuk menjadi sosok yang selalu dirindukan kehadirannya di dalam kelas, mampu menjadi fasilitator peserta didik dalam mengembangkan minat dan kebutuhan belajar mereka. Saya berharap bisa melihat peserta didik saya belajar dengan bahagia dan selamat.

Saya telah dan akan selalu menerapkan hal-hal yang senantiasa menuntun peserta didik agar mampu menumbuhkan potensinya, dan baik adabnya dalam kehidupan bermasyarakat kelak. 

Hal-hal tersebut antara lain:
  1. Memberi pembelajaran yang berpihak pada murid
  2. Memberi ruang anak untuk mengembangkan bakat dalam ekstrakurikuler
  3. Memberi akses anak dalam dunia seni agar terdokumentasi dalam sebuah buku
  4. Membuat kesepakatan kelas
  5. Menerapkan konsekuensi logis
  6. Menerapkan pembelajaran dan asesmen berdiferensiasi

Jadi dapat disimpulkan, keterkaitan potensi dan kesempatan berkembang sangatlah erat.

Selasa, 08 Maret 2022

REPORT TEXT





Pernahkah kalian mendeskripsikan sesuatu secara detail dalam bentuk tulisan? Jika ya, apa yang biasanya kalian jelaskan dalam tulisan?


Kali ini kita akan belajar tentang Report Text. Terkadang kita sering dibingungkan antara Descriptive Text dan Report Text, karena keduanya sama-sama menjelaskan tentang sesuatu. Perbedaan dari kedua teks ini adalah jika Descriptive Text menjelaskan sesuatu secara khusus (kucing peliharaan), sebaliknya Report Text menjelaskan sesuatu secara umum (kucing).


Jadi bisa dikatakan Report Text adalah jenis teks yang menjelaskan sebuah deskripsi atau informasi berdasarkan fenomena, observasi, atau penelitian (describes information about general things).


Sedangkan tujuan dari Report Teks adalah menjelaskan objek atau sesuatu sesuai dengan keadaanya (the purpose is to describe something to the readers).


Report Text menggunakan simple present tense dalam penulisannya. Selain itu, ia juga menggunakan linking verbs (taste, seem, look, etc.), adverb of time (always, usually, rarely, etc.).

Untuk membuat Report Text, kita perlu memperhatikan bagian-bagiannya dengan tepat. Di dalam Bahasa Inggris biasa kita sebut Generic Structure. Pada Report Text, ada 2 (dua) bagian, diantaranya:

1. General Classification ( Klasifikasi Umum)

Bagian ini terletak di paragraf awal, berisi tentang pernyataan umum, atau hal umum terkait objek yang akan dijelaskan (tell general statement about the thing that will be described).

2. Description (Deskripsi)

Setelah di awali dengan general classification, Report Text akan dilanjutkan dengan deskripsi lebih detail dari objek tersebut. Biasanya bagian ini berisi tentang hal-hal ilmiah baik tentang objek, habitat, kebiasaan, ciri fisik, dan lain-lain (explain or describe the object in detail information that is about its habit, body structure, parts, phenomenon, etc.).



Contoh Text:

CAT

Cat is the cute mammal. It is the family of Felidae. There are many kind of cats, but in this section we are going to talk about domestic cat. Cat is the animal which can be a pet in our home. It has friendly and tame character. It is carnivore and usually used as the mouse hunter. The pure breed of cat is only about 1% in the world.

Cat's weight is around 7 - 10 kg. Cat reproduces by giving birth and feeding of breast to its kitten. Generally, cat can be easy to be human's friends.

Selasa, 07 September 2021

GREETING CARD

 





Happy graduation my best friend!


Pernahkan kamu mengucapkan kalimat itu kepada temanmu yang sedang merayakan kelulusannya? Atau kamu pernah mendapat ucapan seperti itu dari seseorang? Apakah kamu tau, jika banyak sekali jenis-jenis kartu ucapan?

Nah kali ini kita akan bahas tentang hal tersebut. Dalam Bahasa Inggris, kartu ucapan disebut greeting card. So, what is greeting cards?


Pengertian Greeting Card (kartu ucapan)


Greeting card atau kartu ucapan adalah sebuah teks dalam Bahasa Inggris yang berisikan ungkapan/ucapan atau pun harapan yang dikirim untuk seseorang di momen tertentu. Biasanya, greeting card ini dihiasi juga dengan sebuah gambar dan dengan warna yang beragam. Ada berbagai jenis greeting card yang biasa kita temui.


Jenis Jenis Greeting Card


👉 Birthday Card


(Kartu ucapan yang dikirimkan kepada seseorang yang sedang merayakan ulang tahun)

Contoh :

1. Be happy!
2. Be awesome! 
3. May peace be upon you. 
4. Happy Birthday!
5. Happy birthday for you the nice person in the world.
6. I hope you always happy and all your dream will come true."



👉Congratulation Card

(Kartu ucapan yang dikirimkan kepada seseorang untuk memberikan selamat atas sebuah keberhasilan atau kesuksesan baik dalam bidang akademik maupun non akademik)

Contoh :

1. Congratulations on your success.
2. You worked hard for it, and now the result is here.
3. My best wishes are always with you.
4. You deserve the grandest celebration of all. 
5. I wish you all the very best for your future life. 
6. Congratulations to you my dear!



👉Thanking Card

(Kartu ucapan yang dikirimkan kepada seseorang untuk mengungkapkan rasa terima kasih)

Contoh :

1. Thank you I really appreciate your help.

2. Thank you for your guidance and support.



👉Wedding Card

(Kartu Ucapan yang dikirimkan untuk seseorang yang baru saja menikah)

Contoh :

1. Your wedding day will come and go, but may your love forever grow.

2. May you forever find joy in each others eyes, warmth in each others arms, love in each others hearts.


👉Condolence Card

(Kartu Ucapan yang dikirimkan kepada seseorang yang berisi rasa bela sungkawa atas meninggalnya seseorang atau terkena musibah).

Contoh :

1. I am so sorry to hear that disaster you are experienced.

2. She has been a more peaceful place right now. It’s okay.





Let's Practice!

A. Arrange the words to make a perfect sentences!

1. Wish - happy - the - all - Ana - birthday - you - best.

2. Job - for - congratulation - new - your.

3. Special - my - to - friend - you - thank.

4. You - for - and - wife - wedding - happy - your.

5. Am - about - to - loss - sorry - hear - your - I.



B. Make a greeting card and give to your friend’s birthday


Senin, 30 Agustus 2021

PROCEDURE TEXT


Apa makanan favoritmu? Apakah kamu bisa membuat makanan favoritmu sendiri? Jika iya, bisakah kamu memberikan instruksi bagaimana cara membuat makanan itu?

Memberikan sebuah instruksi langkah - langkah dan arahan tentang membuat sesuatu atau mengoperasikan sesuatu, bisa kita muat dalam sebuah tulisan yang disebut teks prosedur.

Pernahkah kalian membuat sebuah teks prosedur? Sekarang, mari kita simak cara menyusun teks prosedur yang baik dan benar.

Procedure Text biasanya menggunakan bentuk simple present tense dan kalimat imperatif. Ia juga memiliki tiga struktur penting dalam susunan teksnya. Diantaranya:


Goal/Aim

Biasanya goal/aim dalam procedure text dicantumkan pada judul atau headline. Contohnya: How to make a cup of coffee / Cara Membuat Segelas Kopi.


Materials/Ingredients

Pada bagian ini, kita bisa menggunakan kata-kata seperti materials, tools, atau ingredients ketika menyebutkan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah prosedur. 

Jika procedure text menyangkut tentang makanan atau minuman, biasanya kita menyebutnya 'ingredients and materials'.

Sedangkan ketika menyangkut barang, peralatan atau sejenisnya, kita bisa menggunakan 'tools' atau 'materials'

Contohnya: 
  1. Make food or drink
    Ingredients: Coffee powder, sugar, hot water
    Materials   :  Cup/Glass, spoon

  2. Operate or make something
    Tools / materials: scissor, ruler, colored paper, glue 


Steps/Methods

Pada bagian ini, kita menjelaskan langkah-langkah dan cara agar goal/aim mencapai hasilnya. Dalam memberikan instruksi kita bisa menggunakan urutan angka seperti first, second, third, dan seterusnya. Selain urutan angka, kita juga bisa menggunakan kata penghubung seperti next, then, after that, dan lain-lain. Di bagian akhir step biasanya akan ditutup dengan kata finally.

Contoh:
First, add a spoon of coffee powder into the glass.
Second, add some sugar. Then, pour some hot water into the glass.
Third, stir them well.
Finally, a cup of coffee is ready to be served.


Agar lebih memahami tentang Text Procedure, silahkan tonton video berikut ini:





Let's practice!

1. Make a simple procedure text of food or drink.

2. Make a simple procedure text of electronic operation or make something else
   (not food or drink).

SUGGESTION


 

Apa yang kalian rasakan bila orang tua atau seorang teman memberi nasihat atau saran?

Akankah kalian mematuhinya?

Ya, biasanya sebuah saran akan diberikan kepada orang lain mengenai apa yang ada di pikiran kita yang sebaiknya mereka lakukan. Bisa juga tentang apa yang menurut kita adalah gagasan yang bagus. Jadi bisa dikatakan saran adalah sebuah opini diri sendiri mengenai tindakan apa yang sebaiknya diambil oleh orang lain.

Dalam Bahasa Inggris kita biasa menyebutnya dengan kata suggestion.


Berikut adalah beberapa cara untuk mengungkapkan sebuah saran:

👉 Subject + Should be + Adjective, Noun, Adverb
     Subject + Should + Verb

Penggunaan should memiliki arti sebaiknya. Should adalah salah satu modal yang bisa digunakan untuk ungkapan suggestion.

Contoh:

1. You should be more stronger than before.

2. You should see a doctor soon.


👉 Subject + Need to be + Adjective, Noun, Adverb
     Subject + Need to + Verb

Penggunaan need memiliki tingkat yang lebih kuat dalam memberi sebuah saran. Dalam konteks ini, need bukan berarti butuh, tapi artinya menjadi 'harus' namun dalam artian yang tanpa paksaan. Need adalah salah satu modal yang bisa digunakan untuk ungkapan suggestion.

Contoh:

1. You need to be friendly with our neighbor.

2. You need to study hard.


👉 I + Suggest + Gerund
     

Kita juga bisa langsung menggunakan kata suggest dalam memberikan sebuah nasihat. Penggunaan suggest harus diikuti dengan gerund (verb+ing).

Contoh:

1. I suggest bringing an umbrella today.

2. I suggest going to the beach this holiday.


Berikut ini contoh bagaimana meminta dan memberi saran atau nasihat:


Untuk lebih memahami materi tentang suggestion mari kita simak video tentang berikut:







Let's Practice!

Rearrange this jumble conversation to be good position!

George: You need to see a doctor soon.

Richard: Never mind.

George: Why did you not attend the class?

George: I am so sorry to hear that.

Richard: Thanks. I will do your suggestion.

Richard: I have a fever.

Kamis, 05 Agustus 2021

CONGRATULATION

 




Pernahkah anda mengucapkan selamat ulang tahun pada seseorang? Bagaimana cara mereka merespon ucapan selamat anda?

Pastinya setiap orang yang diberi ucapan selamat akan merasa senang dan memberikan tanggapan baiknya.

Dalam Bahasa Inggris ucapan selamat biasanya disebut congratulation. Namun, terkadang kita lupa membedakan antara congratulation dan congratulations. Congratulation adalah tindakan untuk memberi ungkapan selamat pada seseorang dengan mengatakan 'congratulations'. Nah, sekarang kita akan membahas bagaimana pengucapan selamat kepada seseorang dalam Bahasa Inggrisnya. Mari kita simak contoh kalimatnya di bawah:





Agar lebih memahami tentang ungkapan Congratulation, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini:




Let's Practice!

Rearrange this jumble dialogue into their correct position!

Dina: Okay, I’d like a bouquet of flowers, please.

Mala: Congratulations on your graduation, Dina!

Mala: Okay, wait, please. I will buy them for you.

Mala: By the way, what kind of present do you want?

Dina: Are you going to buy me something?

Mala: Certainly.

Dina: Thank you, Mala.




PROHIBITION

 


"Jangan berisik!"

Bagaimana responmu ketika seseorang melarang untuk membuat kegaduhan? Apakah kamu akan diam seketika, atau tidak mendengarkan larangan yang sudah diberikan?

Biasanya sebuah larangan diungkapkan karena ada sebab dan faktor yang bisa menimbulkan sebuah kerugian, kesalahan, pelanggaran, hukuman, dll.

Tulisan "Jangan berisik!" diatas biasanya kita temui di tempat-tempat tertentu yang membutuhkan suasana hening, seperti perpustakaan.

Dalam Bahasa Inggris kita biasa menyebutnya prohibition, yang merupakan sebuah kalimat larangan atau peringatan bagi orang lain untuk tidak melakukan sesuatu. Kalimat prohibition ini biasanya di awali dengan kalimat don't atau do not yang artinya jangan. Contohnya: 
  • Don't touch me!
  • Don't be lazy!
  • Don't step on the grass!
Prohibition ini sendiri dibagi kedalam dua jenis yaitu verbal prohibition dan nominal prohibition. Berikut ini adalah penjelasan dan contoh kalimat.



Verbal Prohibition

Verbal Prohibition ini menggunakan kata kerja (verb) di dalam kalimatnya. Ingat, kalimatnya harus dimulai dengan don't atau do not.

👉 Don't + Verb 1 !

Examples:
  • Don't cry! (Jangan menangis!)
  • Don't come late! (Jangan datang terlambat!)
  • Don't read books loudly in the library! (Jangan membaca keras di perpustakaan!)
  • Don't swim too far! (Jangan berenang terlalu jauh!)
  • Don't eat too much! (Jangan makan terlalu banyak!)

Jika kalian ingin membuat kalimat larangan ini menjadi formal prohibition atau kalimat larangan yang lebih sopan. Kalian bisa menambahkan kata 'please' di dalamnya.

Examples:
  • Please don't go! (tolong jangan pergi!)
  • Please don't cry! (tolong jangan menangis!)
  • Don't touch the things, please! (jangan menyentuh barang-barang, tolong!)
  • Don't speak loudly, please! (jangan berbicara terlalu keras, tolong!)
  • Don't disturb, please! (jangan mengganggu, tolong!)



Nominal Prohibition


Nominal Prohibition adalah kalimat larangan yang mengandung kata noun, adjective, dan adverb

👉 Don't + be + Noun/Adjective/Adverb! 

Examples:
  • Don't be late! (jangan terlambat!)
  • Don't be sad! (jangan bersedih!)
  • Don't be lazy! (jangan malas!)
  • Don't be so serious! (jangan jadi terlalu serius!)
  • Don't be hopeless! (Jangan berputus asa!)

Jika kalian ingin mengubahnya kedalam formal prohibition, tinggal di tampahkan 'please' di belakang atau di depan kalimat.

Berikut adalah contoh ungkapan larangan dan cara menanggapinya:

Agar lebih memahami tentang bentuk Prohibition, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini:







Let's Practice!

Arrange the following words in good order to be prohibition sentences.

  1. late - don't - be
  2. in - your - use - don't - mobile - class
  3. comics - in - read - class - don't
  4. class - talk - don't - in
  5. to - class - don't - music - listen - in


Sabtu, 24 Juli 2021

HOPE v.s WISH

 



Pernahkah kalian membuat harapan? Apakah harapanmu terkabul? 

Ya, biasanya pada saat-saat tertentu kita pernah mendengar atau mengatakannya. Dalam Bahasa Inggris kita biasa menggunakan kata hope atau wish, yang berarti harapan atau doa. Namun, dari kedua kata tersebut, ada beberapa perbadaan cara dan tujuan penggunaanya. Mari kita simak penjelasan berikut ini.



Hope v.s Wish

Hope digunakan ketika kita berharap akan sesuatu yang belum terjadi. Hope dikatakan pada situasi tertentu dan diyakini bisa terwujud di masa depan. Ungkapan dalam betuk ini biasanya menggunakan Simple Present Tense. 

Contohnya:

  • I hope I have time tomorrow. (Si pembicara berharap dia punya waktu untuk besok, dan ada kemungkinan terjadi)
  • I hope it doesn't rain later. (Si pembicara berharap hujan akan berhenti)
  • I hope he likes it. (Si pembicara berharap dia akan menyukainya)


Wish digunakan saat ingin kita berpindah dari keadaan yang sedang terjadi. Wish biasanya dikatakan ketika si pembicara tidak yakin atau meragukan sesuatu akan terjadi sesuai harapan.Penggunaan wish juga cenderung bersifat harapan fantasi, khayalan, atau imajinasi. Namun, ada pengecualian, wish juga bisa dipakai untuk ungkapan tentang harapan pada acara khusus, seperti ulang tahun, pernikahan,  kelahiran anak, dll.

Contohnya: 

  • I wish I had more time. (Situasi sebenarnya waktu telah habis/selesai)
  • I wish it wasn't raining. (Situasi sebenarnya adalah hujan)
  • I wish I could speak English fluently. (Situasi sebenarnya si pembicara tidak bisa Bahasa Inggris)

Expressing Hopes and Wishes


Agar lebhih memahami materi Hope v.s Wish, mari tonton video pembelajaran berikut ini:




Let's Practice!

Fill in the blanks with 'wish' or 'hope'!





OBLIGATION




Pernahkah kalian melanggar sebuah peraturan? Jika pernah, apakah kalian mendapatkan hukuman atau teguran setelah melanggar peraturan tersebut?

Ya, di setiap tempat biasanya akan memiliki sebuah peraturan, baik formal maupun non formal. Peraturan dibuat biasanya menyatakan sebuah keharusan. Dalam Bahasa Inggris, kita bisa menyebutnya sebagai obligation atau rule. Dalam menyatakan keharusan kita bisa menggunakan must dan has to / have to. 


Perbedaan antara Must dan Has to /  Have to

Must digunakan untuk menyatakan keharusan yang berasal dari si pembicara, ia berpikir bahwa hal itu perlu dan biasanya datang dari faktor internal. 

Contohnya:

  • I must go to school now. (Si pembicara berpikir untuk segera berangkat ke sekolah sekarang, karena tidak ingin terlambat)

  • You must say honestly. (Si pembicara berpikir bahwa bicara dengan jujur perlu)

  • We must study hard. (Si pembicara berpikir bahwa belajar dengan giat dibutuhkan/perlu)

Ketiga contoh di atas menunjukan bahwa jika pernyataan itu dilanggar tidak akan mendapatkan sanksi atau hukuman, namun sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Sedangkan has to / have to menyatakan keharusan yang berdasarkan situasi, dan kita tidak bisa mengubahnya. Sebuah peraturan yang berdampak sanksi atau hukuman saat dilanggar biasanya menggunakan ungkapan has to / have to. 

Contohnya :

  • I have to wear uniform at school (Peraturan sekolah, jika dilanggar akan mendapatkan sanksi

  • You have to wear helmet when riding. (Jika dilanggar maka akan ditindak oleh polisi lalu lintas)

  • I have to submit my homework tomorrow. (Tenggat waktu yang diberikan untuk menyerahkan tugas harus selesai besok.)

  • She has to be quiet in this library. ( Peraturan di sebuah perpustakaan)

  • He has to stop smoking in this area. (Orang-orang tidak diperbolehkan merokok pada titik area tersebut)

Agar lebih memahami tentang bentuk Obligation, anda bisa melihat video pembelajaran berikut ini;



Let's Practice!

Fill these blank sentences with MUST, HAS TO, or HAVE TO correctly!

  1. We … bring the umbrella because today will rain.

  2. I … study hard to get best score.

  3. This answer … be correct.

  4. You … smoke outside because it is no smoking.

  5. He … meet the headmaster at 9 a.m.

GOOD LUCK




Senin, 26 April 2021

RECOUNT TEXT

 



Apa Itu Teks Recount?


Teks Recount adalah teks yang menceritakan tentang peristiwa, kejadian, atau kegiatan di masa lalu. Biasanya cerita yang disajikan adalah sebuah cerita pengalaman pribadi si penulis.




Ciri-Ciri dari Teks Recount:
  1. Menggunakan pola bahasa Simple Past Tense;
  2. Menggunakan adverb dan adverbial phrase untuk menjelaskan waktu, tempat dan bagaimana suatu peristiwa terjadi. Contohnya Last June, Jakarta, happily, etc.
  3. Menggunakan conjunction dan time connectives untuk mengurutkan peristiwa. Contohnya and, before, after that, then, etc.



Struktur Teks Recount:
  1. Orientation
    Ada di awal paragraf, menceritakan latar belakang dari teks tersebut. Biasanya berisi siapa, kapan, dan dimana peristiwa itu terjadi. 

  2. Events
    Menceritakan urutan kejadian dan peristiwa secara kronoligis.

  3. Re-orientation
    Ada di akhir paragraf, berisi kesimpulan dan opini penulis terkait teks yang diceritakan.



Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi video pembelajaran berikut ini:






PRACTICE
Identify the generic structure of this text.

TAKING A BUS

About three years ago, I had an experience that made me panic. It was my first time to take a bus by myself. Furthermore, I just moved to Solo because my dad had to work there. 

My dad always took me to the school and picked me up at noon because it was quite far from home. Actually, I had not memorized the way from home to school until I tried to go by bus. 

It was the first week of me studying in junior high school. My parents called me that they couldn’t pick me up because they were in another town. They told me to take a bus. 

I didn’t have an idea which bus that I should take. Then I asked one of my teacher. He said, “Just take the bus number 2, then get off at the fourth stop. You can walk to your house from that place.” 

I went to the bus stop near my school. Bus number 2 was coming and I prepared myself. I got a seat in the back. I made myself as comfortable as possible and looked at the street through the window. I was so tired that I couldn’t open my eyes, then I fell asleep. 

There was a horn sound and it woke me up. The bus was about to stop and I immediately got off. The bus left. Then I realized that I didn’t know whether the stop was the fourth one or not. I didn’t recognize the street or the buildings around it. 

I almost cried since I didn’t know what to do. I only had one thousand rupiah left. Suddenly, a grey car stopped in front of me. My uncle got out of that car and approached me. He just met his client in the cafĂ© near the bus stop. He asked me why I was alone in that area and I told him the reasons. He laughed at me when I told him that I fell asleep in the bus. After that, my uncle took me home. 

I was very grateful because my uncle passed by at that time. My mom then asked me to go to school by bus on the weekend then went home by bus again so that I could memorize it. Now I almost memorize all the corners of the city since it is my fourth year in Solo.




Rabu, 24 Maret 2021

NARRATIVE TEXT

 




Apa itu teks naratif?

Teks naratif adalah sebuah cerita yang memiliki kronologis dan saling terhubung. Teks naratif menceritakan kisah fiktif di masa lampau, biasanya berupa dongeng, cerita rakyat, legenda, kisah para binatang, dan mitos. 

Tujuan dari teks naratif adalah untuk menghibur para pembaca.


Ciri-ciri dari teks naratif:
  1. Menggunakan pola bahasa Simple Past Tense
  2. Menggunakan kata keterangan waktu seperti pada zaman dahulu kala (once upon a time), suatu hari (one day), dll.
  3. Menggunakan kata hubung waktu ketika (when), then (kemudian), after that (setelah itu), dll.
  4. Menggunakan karakter khusus seperti Sangkuriang, Cinderella, Pinokio, dll.
  5. Menggunakan simple present tense untuk kalimat langsung (kalimat dalam bentuk percakapan).



Struktur Naratif Teks:

1. Orientation (Orientasi)
Pada tahap orientasi ini, kita dijelaskan tentang apa, siapa, kapan, dan dimana cerita terjadi. Biasanya teks ini ada di awal paragraf.

2. Complication (Komplikasi)
Pada tahap ini, permasalahan pada cerita mulai diperlihatkan, konflik mulai naik sampai pada titik puncaknya.

3. Resolution (Resolusi)
Pada tahap ini, permasalahan di dalam cerita mulai menemui titik terang, dan terpecahkan.

4. Coda/Re-orientation (Re-orientasi)
Pada tahap akhir ini, cerita disimpulkan dan biasanya ada nilai moral cerita yang disampaikan.


Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi video pembelajaran berikut ini:

Narrative Text Video






PRACTICE

Identify the generic structure of this text, then write into the table below.


PINOCCHIO




Once upon the time, there was an old poor man named Geppetto. He lived lonely as a carpenter and had nobody.

One day, he made wood doll from a branch of tree. He worked carefully and well. While he was making the doll, he said “You will be my son, and I will give you name Pinocchio”. Fortunately, there was a nice angle who felt pity with him. Then, she conjured the doll to be speakable and moving likes a human. When Geppetto was sculpting on its mouth, suddenly the wood doll spoke to Geppetto.

“Stooppp.. stoppp .. stop it now!.” Screamed Pinocchio.

“Can you speak?!” Said Geppetto in a shocking.

“Of course I can. You already give me a mouth.” Answered Pinocchio

Geppetto was very happy, then he said “My son, you should take a rest, because you will go to school with others kids tomorrow. You should learn about new things and how to be good boy.”

After that, Pinocchio went to school, but in the middle of his way. He saw a doll show. He saw the dolls were dancing and singing, Then Pinocchio jumped on the stage and said “I can sing and dance better than those dolls!”

The owner felt that Pinocchio was annoying, but after the audiences saw Pinocchio’s performance, they felt happy. Then the owner gave him five gold coins. Then Pinocchio went to school again, but in the middle way, he met with fox and cat.

The fox and cat knew that Pinocchio had five gold coins, they deceived Pinocchio. Then the fox said “Hi Pinocchio, do you want to get more coins? Your father must be happy.”

“How can??” Asked Pinocchio

“You have to burry your coins under a magic tree.” Said the cat.

Without thinking any more, Pinocchio followed to the magic tree then buried the coins. After that, Pinocchio knew their plan, but unfortunately he was hung on the tree by fox and cat. Suddenly the angle came with a wolf, then she asked for the wolf to catch the fox and cat.

Then, the angle said “Why don’t you go to school?”

“ Emmm.. I.. I..” Pinocchio was nervous to answer that question.

In the same time, his nose became long and long like a branch.

“Hi Pinocchio, every time when you are lying, your nose will grow to be long, but if you say the truth, your nose will be back to the normal size.” Said the angle.

Pinocchio always thought about the angel’s words. When he was on a way, he stopped at the coast to see a train show. He didn’t know that the owner was a witch. Then the witch entered all the children to a stomach whale.

In the stomach whale, Pinocchio was very sad and afraid. He thought about Geppetto, he felt guilty with Geppetto, because he didn’t go to school as what Geppetto said. He promised, if he met Geppetto again he will be a good boy for him.

Suddenly, he met with Geppetto in the stomach whale. Geppetto also was swallowed by the whale. After that, the angle came and helped them again to get out from stomach whale.

“Daddy, now, I promise to be a good and honest boy for you” After said the words, Pinocchio changed to be a real boy.

Finally, Pinocchio and Geppetto lived happily ever after.

From this story we can learn that every bad things that we have done will caused bad things to us also.