Apa kabar Sahabat Rumah Belajar?
Kali ini Author kembali dengan rekam jejak bersama pemimpin-pemimpin tangguh dan luar biasa. Siapa saja mereka dan apa yang dibincangkan? Yuk, kita kulik satu per satu.
Sebelum kita mengulas lebih jauh, Author pribadi ingin mengucapkan terima kasih banyak. Seratus atau seribu ucapan itu rasanya tak mampu membalas kerelaan beliau mendampingi Author dalam banyak kegiatan, salah satunya adalah kegiatan ini. Beliau adalah seorang penulis terkenal, sudah banyak karya yang telah ia terbitkan. Kegiatan sosial pun tak luput dari campur tangannya, seorang guru hebat. Di tengah waktu sibuknya, ia masih sempat menemani saya dengan motor maticnya mengelilingi kota Muaradua hanya untuk mendukung dan mengawal kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar. Ya, beliau adalah sang novelis, Ana Yuliana. Author sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk membersamainya.
Dengan ditemani Ibu Ana, kami berdua mulai menggelindingkan roda motor menuju tempat pertama. Kunjungan perdana ini menjadi bekal motivasi yang kuat. Pertemuan dengan pihak MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Inggris OKU Selatan. Respon yang antusias dan dukungan penuh demi terselenggaranya sosialisasi ini ditunjukan oleh Bapak Puput Adi Wijaya, S.Pd., sebagai ketua MGMP Bahasa Inggris Kabupaten OKU Selatan. Dalam bincang kali ini, beliau menyampaikan apresiasi penuh dan siap memberikan bantuan untuk mengadakan sosialisasi Rumah Belajar pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2020. Restu sudah dikantongi, kami pun beranjak menuju naungan tercinta Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan.
Ini adalah pertemuan yang sangat berkesan. Sangking berkesannya sampai kami tidak bisa membedakan mana tempat parkir roda dua dan roda empat. Alhasil motor kesayangan digiring paksa tanpa disadari untuk pindah dari jejeran mobil yang berbaris. Kadang momen seperti ini, menjadi bumbu renyah untuk tertawa di tengah semangat yang mengudara.
Dengan langkah percaya diri, kami melenggang menuju ruang GTK Dinas Pendidikan OKU Selatan, dan ternyata kedatangan kami sudah dinanti. Tak tanggung-tanggung, orang-orang hebat sekelas Ketua PGRI dan Kabid GTK yang merangkap Sekretaris PGRI telah menanti. Bapak H. Harsono, S.Pd.I dan Bapak Eduarken, S.Pd., M.Si., telah mengawali obrolan asik mereka sambil menonton Channel Youtube milik Author.
Setelah menampilkan slide action plan untuk sosialisasi dan penjelasan singkat tentang pembaTIK, doa dan apresiasi penuh mengalir deras dari mereka. Bahkan, dinas siap memback up kegiatan sosialisasi tatap muka yang akan di selenggarakan pada tanggal 14, 15, dan 17 Oktober 2020. Di akhir sesi sebelum foto bersama, ada memori haru yang tersemat di antara kami, Author bahkan sampai tak dapat menahan titik bening di sudut mata.
Melalui Bapak Eduarken, kami diberi waktu untuk mengunjungi kantor Harian OKU Selatan (HOS) sebelum bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan. Kebetulan saat jam itu, beliau ada rapat dengan para pejabat pemerintah daerah.
Saat sampai di kantor surat kabar lokal ini, Author kembali mendapat apresiasi hebat dan dukungan penuh untuk turut membumikan Portal Rumah Belajar di bumi Serasan Seandanan. HOS secara terbuka siap mempublikasikan serangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. Sebagai bentuk motivasinya, HOS telah meluncurkan dua artikel tentang Author dan kegiatan pembaTIK ini. Hal tersebut menjadi pemantik semangat Author untuk terus mengenalkan portal Rumah Belajar, kenapa tidak, sebab melalui koran, Portal Rumah Belajar pasti akan dikenal tidak hanya oleh guru dan siswa, tapi juga oleh khalayak umum.
Dan sebagai pertemuan penutup yang mustajab, kami akhirnya bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Bapak Zulfakar Dhani, S.Sos.. Di sela waktu sibuknya, beliau menyempatkan menerima kami di ruangannya dan dengan antusias mendengarkan kisah yang kami bawa tentang perjuangan pembaTIK di level 4 ini. Respon yang beliau berikan tak kalah luar biasa, ada doa yang tersemat dari beliau untuk sukses terselenggaranya kegiatan kami ini. Sesi berakhir manis dengan foto bersama dengan simbol Rumah Belajar, OKU Selatan, dan Literasi melalui gerakan tangan kami.
Okay, turun gunung kali ini mendatangkan banyak sekali doa. Meskipun pergi dan pulang tanpa kawalan mentari (berangkat subuh dan sampai rumah sudah mendekati waktu Isya), Author tetap memacu semangat dan asa untuk turut andil dalam sejarah negeri di pelosok Sumatera ini, agar ikut menggema dalam balutan era digitalisasi sekarang.
Salam semangat, salam berbagi.
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.





















